Seminar Perencanaan Keuangan Pendidikan Anak

Seminar Keuangan

RENCANAKAN KEUANGAN UNTUK PENDIDIKAN ANAK SEJAK HARI INI


Dalam beberapa tahun kedepan, biaya pendidikan diprediksi akan mengalami peningkatan berlipat dibandingkan saat ini. Sementara itu, kondisi perekonomian tidak selalu baik. Kondisi kesehatan fisik manusia juga tidak selalu baik untuk bekerja. Oleh karena itu, orangtua perlu informasi yang tepat untuk merencanakan keuangan pendidikan anak sejak dini.


Untuk merespon hal inilah Fastrack Funschool mengadakan Seminar Sehari dengan tema “Perencanaan Keuangan Untuk Pendidikan Anak” pada hari Sabtu, 26 Mei 2012 di Ballroom Hotel Royal Ambarrukmo. Hadir sebagai pembicara Aidil Akbar Madjid (professional financial planner) dan Alissa Wahid (psikolog, Direktur Utama Fastrack Funschool). Event ini mendukung visi dan misi dari Fastrack Funschool untuk mewujudkan anak-anak dan keluarga yang siap menjadi World Class Citizen termasuk membekali orangtua dengan kecerdasan financial.


Seminar ini membekali orangtua dengan pengetahuan yang memadai dan ketrampilan praktis dalam merencanakan keuangan untuk pendidikan anak  secara tepat, mudah dan menyenangkan. Seminar ini dihadiri oleh 90 peserta yang terdiri dari orangtua dari keluarga muda, pengelola PAUD dan praktisi ekonomi. Semua peserta seminar mendapatkan fasilitas Seminar Kit, Sertifikat, Coffee Break, Lunch, Goodie Bag dan Doorprize. Peserta seminar sangat antusias mengikuti event ini karena seminar berlangsung sangat komunikatif dengan suasana yang santai.


Menurut Aidil Akbar, kenaikan biaya dana pendidikan bisa 15-20 persen sementara bunga tabungan hanya 2-5 persen. Selain itu juga harus dirancang program sekolah anak dari playgroup hingga kuliah. “Harus diperjelas di sekolah mana, sekolah swasta atau negri, di dalam atau luar negeri,” jelasnya. Aidil Akbar juga mengemukakan bahwa anggaran untuk pendidikan anak jika direncanakan sedini mungkin maka biaya yang ditanggung akan lebih murah. “Tidak cukup hanya dengan menabung, karena tabungan hanya untuk kondisi yang mendesak. Untuk jangka panjang perlu dipikirkan untuk investasi,” jelasnya.


Sementara itu, Alissa Wahid menjelaskan pentingnya membuat prioritas keuangan keluarga. Kebutuhan sandang, pangan, papan, gaya hidup, pendidikan anak hingga kesehatan harus dipersiapkan sejak awal. “Strategi financial tentunya sangat penting untuk menentukan langkah dalam jangka pendek, menengah atau panjang. Pendidikan termasuk investasi jangka panjang,” jelas beliau.

Disadur dari sumber : Radar Jogja dan Swaragama FM