Menanam Nilai Menuai Karakter

Pendidikan Nilai dalam Keluarga

Pendidikan Nilai Dalam Keluarga

 

Jika ditanya? Dimanakah tempat anak belajar? Sudah pasti jawabannya akan lebih banyak disekolah. Karena yang kita ketahui bahwa sekolah adalah lingkungan yang sengaja diciptakan untuk belajar. Selain itu, diantara kita juga ada yang menjawab, tempat anak belajar ya dimana saja. Bagaimana dengan Anda?

 

Pasti kita semua setuju bahwa tempat belajar anak adalah ya disekolah, ya dimanapun. Tetapi, apakah kita sebagai orangtua menyadari dan memahami, dimanapun anak belajar, bahwa kendali pendidikan anak adalah ada pada orangtua?

 

Dalam Parenting Session 4 Juni 2015 pukul 09.00 – 12.00 yang berlangsung di Hotel Sheraton Yogyakarta, Fastrack Funschool mengundang Ibu Alissa Wahid untuk memandu orangtua dalam memahami pentingnya, memandu memperjelas dan menciptakan pendidikan nilai dalam keluarga.

 

Tema “Pendidikan Nilai Dalam Keluarga”, menanamkan nilai menuai karakter ini sedikit berat dan dalam. Namun sangat membantu orangtua memahami apa yang selama ini tergerak dari diri kita saat kita sedang berinteraksi dengan anak, baik itu perilaku kita yang nampak dan apa yang sudah kita ucapkan pada anak. Semua hal itu kadang tidak kita sadari, namun anak-anak sangat merekamnya.

 

Ibu Alissa Wahid menjelaskan bahwa 3 komponen diri itu adalah  nilai, karakter, dan life skill. Ketika anak besar nanti, output apa yang kita harapkan ada pada anak? Selain kita perlu mengasah karakter dan life skill, kita juga perlu menanamkan nilai pada anak. 3 komponen diri ini sangat mempengaruhi kelangsungan hidup pribadi, dan nilai ada didalamnya. Nilai adalah aturan yang kita tetapkan secara pribadi tentang benar/salah, baik/buruk, apa yang boleh/tak boleh, dan penting/tak penting. Fungsi nilai hidup yang kita punya ini sebagai panduan kita dalam membuat prioritas, panduan mengambil keputusan, dan panduan dalam menjalani hidup bersama. Bentuk nilai perlu kita buat kongkrit dan mudah diterapkan. Di Fastrack Funschool nilai yang ditanamkan pada anak adalah nilai-nilai Pancasila yaitu Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kebijaksanaan, dan keadilan sosial. Dan sebagai wujud dari konsistensi menuju visi World class citizen, Fastrack Funschool juga menanamkan Universal Living Values dari Unesco. Nilai-nilai tersebut diturunkan dalam bentuk indikator, sehingga lebih mudah dalam menanamkan dan melihat outputnya.

 

Di akhir acara Ibu Alissa Wahid menjelaskan prinsip penanaman nilai pada anak, yaitu dengan

  1. Kejelasan Nilai dalam keluarga (Ayah dan Ibu harus jelas dan selaras prioritas nilainya)
  2. Selaraskan seluruh aspek kehidupan keluarga
  3. Pegang kendali perkembangan anak (Kita tidak menyerahkan pada guru, tetapi Guru membantu kita)
  4. Talk the talk (bicarakan nilai yang Anda tanamkan)
  5. Walk the walk (Orangtua sebagai role model)
  6. Konsisten dalam penerapannya

 

Nilai hidup yang kita punya itu abstrak tetapi kongkrit, tidak bisa dipegang tetapi terasa. Dan apa yang kita lakukan berbunyi sangat nyaring, daripada apa yang kita katakan (Tn).